Cara Mendapatkan Pahala Yang Berlimpah

21.02 / Diposting oleh sevenBee#11 / komentar (0)

SHOLAT 5 WAKTU :






MEMBACA AL-QURAN :



BERSEDEKAH :


Mengenai Bulan Ramadhan

20.52 / Diposting oleh sevenBee#11 / komentar (0)

Keutamaan bulan Ramadan

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1793

Wajib berpuasa Ramadan jika melihat hilal awal Ramadan dan berhenti puasa jika melihat hilal awal Syawal. Jika tertutup awan, maka hitunglah 30 hari

Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:

Dari Nabi saw. bahwa beliau menyebut-nyebut tentang bulan Ramadan sambil mengangkat kedua tangannya dan bersabda: Janganlah engkau memulai puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan Ramadan dan janganlah berhenti puasa sebelum engkau melihat hilal awal bulan Syawal. Apabila tertutup awan, maka hitunglah (30 hari)

Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1795

Larangan berpuasa satu atau dua hari sebelum bulan

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:

Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadan, kecuali bagi seorang yang biasa berpuasa, maka baginya silakan berpuasa

Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim: 1812


Dilarang puasa pada hari raya:


"Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Aku pernah mendengar Rasulullah s.a.w bersabda: Tidak boleh berpuasa pada dua hari tertentu, iaitu Hari Raya Korban (Aidiladha) dan hari berbuka dari bulan Ramadan (Aidilfitri)" [Bukhari-Muslim]


Bersahur (makan sebelum Subuh) itu sunnah Nabi:

"Diriwayatkan daripada Anas r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Hendaklah kamu bersahur karena dalam bersahur itu ada keberkatannya" [Bukhari-Muslim]


Berbuka di waktu maghrib:

"Diriwayatkan daripada Umar r.a katanya: Rasulullah s.a.w telah bersabda: Apabila datang malam, berlalulah siang dan tenggelamlah matahari. Orang yang berpuasa pun bolehlah berbuka" [Bukhari-Muslim]

Ketika kita berpuasa, kita dilarang berkata kotor, mencaci, atau berkelahi. Hal ini untuk menempa diri kita agar memiliki akhlak yang terpuji:

"Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Apabila seseorang daripada kamu sedang berpuasa pada suatu hari, janganlah berbicara tentang perkara yang keji dan kotor. Apabila dia dicaci maki atau diajak berkelahi oleh seseorang, hendaklah dia berkata: Sesungguhnya hari ini aku berpuasa, sesungguhnya hari ini aku berpuasa" [Bukhari-Muslim]


Puasa yang sia-sia:


"Dari Abu Hurairah ra: katanya Rasulullah saw berabda: "Barang siapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan berbuat jahat (padahal dia puasa), maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minum" [Bukhari]


Jika kita berpuasa, tapi kita berkata dusta atau menyakiti orang lain, maka sia-sialah puasa kita.

Dilarang bersetubuh pada saat berpuasa:


"Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a katanya: Seorang lelaki datang menemui Rasulullah s.a.w lalu berkata: Celakalah aku wahai Rasulullah s.a.w. Rasulullah s.a.w bertanya: Apakah yang telah membuatmu celaka?


Lelaki itu menjawab: Aku telah bersetubuh dengan isteriku pada siang hari di bulan Ramadan.

Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu memerdekakan seorang hamba? Lelaki itu menjawab: Tidak.


Rasulullah s.a.w bertanya: Mampukah kamu berpuasa selama dua bulan berturut-turut?
Lelaki itu menjawab: Tidak.


Rasulullah s.a.w bertanya lagi: Mampukah kamu memberi makan kepada enam puluh orang fakir miskin? Lelaki itu menjawab: Tidak. Kemudian duduk. Rasulullah s.a.w kemudiannya memberikan kepadanya suatu bekas yang berisi kurma lalu bersabda: Sedekahkanlah ini.
Lelaki tadi berkata: Tentunya kepada orang yang paling miskin di antara kami. Tiada lagi di kalangan kami di Madinah ini yang lebih memerlukan dari keluarga kami.


Mendengar ucapan lelaki itu Rasulullah s.a.w tersenyum sehingga kelihatan sebahagian giginya. Kemudian baginda bersabda: Pulanglah dan berilah kepada keluargamu sendiri" [Bukhari-Muslim]


Bangun dari junub tidak membatalkan puasa:

"Diriwayatkan daripada Aisyah dan Ummu Salamah r.a, kedua-duanya berkata:: Nabi s.a.w bangkit dari tidur dalam keadaan berjunub bukan dari mimpi kemudian meneruskan puasa" [Bukhari-Muslim]

Catatan:
Hadits tersebut sebagian besar berasal dari Al Bayan, dan masih banyak perawinya selain Bukhari dan Muslim seperti Tirmizi, An Nasai, Abu Daud, Ibnu Majah, dan lain-lain.

Austria: Gambar Menara Masjid Digunakan di Kartu Natal

20.43 / Diposting oleh sevenBee#11 / komentar (0)

Sebagai bagian dari tindakan protes terhadap larangan menara masjid yang baru-baru ini di Swiss, sekelompok anak muda Australia meluncurkan kampanye dengan menempatkan gambar menara masjid pada dekorasi pohon natal termasuk kartu natal, seperti dilaporkan pers pada hari Rabu kemarin (16/12).

Sekelompok anak muda ini juga berhasil menjadikan pernak pernik hiasan berupa menara masjid menjadi hiasan pohon Natal dan bahkan melukiskan gambar menara masjid pada kartu ucapan selamat natal, lapor surat kabar yang berbasis di London Asharq al-Awsat.

Hiasan-hiasan berbentuk masjid yang berwarna warni juga terlihat tergantung di langit-langit di rumah-rumah dan kafe menghiasi jendela beberapa rumah, kata surat kabar.

Penyelenggara kampanye mengatakan kepada surat kabar Asharq al-Awsat bahwa gagasan untuk melakukan aksi protes dengan bentuk seperti ini awalnya dimulai dengan sekelompok kecil orang tetapi kemudian – khususnya setelah mereka membentuk sebuah grup pada situs jejaring sosial Facebook, di mana mereka bertukar desain dan mendiskusikan cara lain untuk mempromosikan kebebasan beragama, akhirnya grup ini menjadi lebih banyak anggotanya.

“Setiap kelompok agama mempunyai hak untuk bebas menjalakan keimanannya asalkan menghormati dan berdampingan dengan kelompok lain,” kata mereka.

Meskipun kelompok ini awalnya dibentuk oleh para anak muda Austria untuk memprotes apa yang mereka lihat sebagai praktek rasis terhadap “tetangga” mereka, kampanye itu juga telah menarik banyak anak muda dari Swiss yang juga ingin menolak larangan tersebut, yang mereka anggap sebagai pelanggaran terhadap hak asasi manusia.

Anggota kelompok yang berasal dari Swiss juga telah memperkenalkan ide-ide baru yang damai dalam menanggapi poster kontroversial yang menggambarkan menara masjid sebagai rudal yang keluar dari bendera Swiss.

Tidak hanya pohon natal maupun kartu ucapan selamat natal yang dihiasi dengan ornamen bergambar menara masjid, cokelat, biskuit dan kue-kue natal pun dibuat dengan berbentuk menara

Ulama Mesir: Poliandri Sesat dan Menyesatkan

20.41 / Diposting oleh sevenBee#11 / komentar (0)

Syaikh Abdullah bin Sulaiman Al-Mani’, seorang anggota dari ulama senior Mesir mengatakan bahwa artikel jurnalis Saudi Nadine Al-Bedair yang dimuat di surat kabar Al-Masry Al-Yaum yang mengkampanyekan poliandri seperti bara api.

Dirinya menggambarkan bahwa penulis artikel Nadine Al-Bedair yang juga presenter TV Saudi TV tersebut sebagai orang yang mengkampanyekan ajaran yang sesat dan menyesatkan dengan menganjurkan para wanita untuk memiliki hak yang sama untuk memiliki pasangan lebih dari satu.

Syaikh Mani’ menyatakan bahwa persoalan tentang haramnya kesetaraan kaum perempuan khususnya menikah dengan lebih dari satu suami telah merupakan konsensus kaum muslimin secara umum.

Sebelumnya anggota parlemen dari partai al-Shaab yang juga pengacara Mesir Fouad Khaled Hafez telah mengajukan gugatan ke pengadilan terkait tulisan kampanye poliandri yang di tulis oleh Bedair di harian independen Al-Masry Al-Yaum.

Fouad Khaled Hafez menyatakan bahwa artikel Bedair telah mengkampanyekan sebuah pelanggaran etika dan moral secara terang-terangan, baik etika secara ajaran agama maupun etika secara hukum masyarakat.